Jumat, 19 Februari 2010

Kenapa Hidup Harus Adil ?

No comments    
categories: 
saya terpaku dan gak percaya pada apa yang saya lihat barusan,
oke saya tahu kalo itu hak dia untuk melanjutkan hidup seperti apa, karena dia sudah tidak ada hubungan sama saya,
tapi entah kenapa saya merasa hidup tak adil pada saya untuk kesekian kalinyaa...

Dia yang pernah saya cintai, yang juga akhirnya memutuskan untuk berpisah dengan saya karena alasan akademik dan bla bla bla lainyya (yang menurut saya terlalu childish!),
sekarang dengan tak berdosanya dia, dan dengan tak lagi ia menengok kepada apa yang pernah dia katakan kepada saya, dia jadian lagi ma cewek yang saya gak tahu siapa namanya itu !

well, saya bukannya cemburu,
saya bukannya gak suka kalo dia bahagia..
tapi kenapa sih hidup itu selalu gak adil sama saya?
dan kenapa pula cowok itu dilahirkan untuk tidak konsisten?

kenapa saya selalu dapet bagian gak adilnya dari setiap hubungan saya yang pernah berakhir?
dulu saya ketemu ma seorang cowok yang saya taksir, yang bersikeras bahwa dirinya tak suka publikasi, yang berbuntut tak mau terlalu mencolok hubungan kami waktu itu di depan mum, bahkan tak mau mencantumkan "in relationship" di facebook,
tapi sekarang setelah sudah putus sama saya dia malah jadian ma temen saya sendiri dan memamerkan hubungan mereka seantero kampus !
apakah itu yang namanya tak suka publikasi??
saya merasa sangat kecewa..

sekarang hubungan saya dan teman saya ini sudah sangat baik dan sempat merasa hidup berjalan normal,
eh tapi sepertinya perkiraan saya salah,
hari ini saya menemukan kembali ketidakadilan hidup !

my another ex did it !
ngapain sih dia pake acara akademik2 segala pas mau putus sama saya?
kenapa dia gak bilang aja sama saya kalo dia udah gak suka sama saya dan tidak mencari alasan klise seperti itu,
karena pada akhirnya, sekarang dia udah punya pacar lagii !!

huaaa
saya juga gak tahukenapa saya jadi mencak-mencak gini
mungkin terbawa suasana,
mungkin juga karena dah kelamaan jomblo (alesaan ! hahaha)

oke oke,
kayaknya saya musti mengalihkan pikran secepatnya..
tapi degan nulis postingan ini dah sedikit lega laahh
setidaknya saya sekarang menyadari betapa bodohnya saya tiba-tiba jadi mencak-mencak begini (kontras ama yg diatas,hehehe)

0 respon:

Posting Komentar

Itu sih kata @dinikopi, menurut kamu?