Jumat, 20 Mei 2011

Pendaran

No comments    
categories: 

Pernahkah kamu terbangun pada jam dua pagi dini hari dan merasa kosong serta damai pada saat bersamaan? Dan ketika kamu memasang headsetmu dan memutar daftar lagu mellow yang bernada mengalun pelan, kau malah tak tertidur, kau merasa komplit. Nada itu melengkapi potongan hatimu yang sedang kosong.

Dan pada saat-saat seperti itu, kenangan datang silih berganti. Potongan gambar dari berbagai peristiwa berkejaran di layar memorimu. Suara ibumu pada masa kecil, hembusan angin di festival, rasa gulali, hangatnya sebuah pelukan. Belum, kau belum memikirkan kerjaan ataupun deadline tulisan. Pada saat itu, yang ada hanya kamu dan keheningan hati. Cukup itu saja, dan rasanya....menenangkan sekali.

Rasanya ingin segera menulis. Karena otak dan hati sedang dalam keadaan damai, tanpa beban. Tapi, entah mengapa enggan sekali untuk menyuruh jari ini menari diatas keyboard. Seolah perasaan damai ini tak terbahasakan. Seolah hanya kita yang mengerti bagaimana cara melihatnya.

0 respon:

Posting Komentar

Itu sih kata @dinikopi, menurut kamu?